Tidak Butuh Syariah (7)

Pagi yang indah semoga seindah hati orang-orang terdekat. Orang terkasih, orang-orang yang selalu dihati.
Manusia itu makhluk yang lemah. makhluk yang sok tahu, makhluk sok mengerti. dan manusia itu ternyata makhluk yang serakah.
Pertanyaanya, mengapa manusia bisa lebih mulya daripada malaikat? Para malaikat saja diperintahkan oleh Allah untuk bersujud pada manusia? Itulah ke-istemewaan sebagai manusia. Dia bisa lebih mulya dari pada malaikat dan pun  juga bisa lebih rendah derajadnya dari binatang. Dalam al-Quran manusia itu bisa berada di tempat aspala safiliin (tempat serendah-rendahnya).
Malaikat kerjaannya hanya bersujud dan hanya beribadah pada Allah, malaikat tidak punya nafsu, pantas saja tidak punya sifat pengingkaran pada Allah. Sesungguhnya dalam diri manusia itu ada sifat malaikat dan sifat setan. Sekali waktu manusia bisa menjadi malaikat, tidak jarang juga manusia memiliki sifat-sifat yang ada pada diri malaikat.
Jika manusia mampu meredam dan mengalahkan sifat syaitaniahnya maka ia menjadi lebih mulya daripada malaikat, akan tetapi ketika mengikuti bisikan syaitan dengan segala nafsu syaitaniahnya maka dia akan lebih rendah dari binatang.

About Light 4 All

Berbagi untuk Bersama

Posted on October 31, 2009, in Inspirasi Kita. Bookmark the permalink. 2 Comments.

  1. Tingkatkan untuk menjadi manusia yang mulia,,

    Like

  2. Manusia yang paling mulya di sisi Allah itu dlihat dari taqwanya

    Like

Memberikan Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s