Persimpangan Jalan (1)

Seringkali teringat dengan riwayat sang ulat dalam kepompong. Melalui perjuangan berat melelahkan, membutuhkan kesabaran, menahan penderitaan, menahan lapar demi untuk menjadi seekor kupu-kupu yang indah.
Sungguh indah ilustrasi metamorfosis itu, ibarat yang mudah dimengerti, mudah dicerna dan sangat sulit dijalankan.
Setiap hari, setiap detik, keikhlasan dalam rasa sabar selalu terkikis dan semakin terkikis oleh perjalanan waktu yang seolah pintunya selalu tertutup. Kata orang bijak: “Jika satu pintu kebahagiaan tertutup, maka dibukakan pintu kebahagiaan yang lain, namun sering kali kita selalu terpaku pada satu pintu itu sehingga tidak bisa melihat pintu lain yang dibukakan”.
Sekali lagi, begitu mudah kata itu diucapkan, apakah sedemikian juga diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari?
Suatu hari ada seorang teman nyeletuk di Account FBnya ‘Tiap hari ko FB ne mnjd tmpat keluh kesah..’ Yah, mungkin dia telah males melihat status teman-temannya yang selalu mengeluh (emang sifat manusia ya yang suka keluh kesah).
Hehe.. Apakah yang saya tulis diatas suatu keluh kesah ya hehe..Yang jelas, semua yang di inginkan, dicita-citakan ingin segera tercapai…

About Light 4 All

Berbagi untuk Bersama

Posted on December 10, 2010, in Inspirasi Kita, Tarian Pena. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Memberikan Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s