The Power of Believe

Believe, percaya. Believe positif akan melahirkan tindakan positif, produktif. Believe negatif adalah anti tesisnya. Ada juga yang berpendapat, berfikir negatif akan melahirkan yang negatif, berfikir positif akan melahirkan hal positif. Dalam bahasa Arab disebut dengan khusnuddan dan syu’uddan.

Ada banyak literatur motivasi membahas tentang rasa positif negatif diatas dengan bahasa yang berbeda, ada yang membahasakannya dengan Pola pikir, Mind Set, Prasangka dan lainnya. Intinya, adalah setiap tindakan-tindakan positif terlahir dari sesuatu yang positif demikian juga sebaliknya.

The Power of Believe

Pada rapat persiapan awal tahun malam ini diawali dengan Apa Pengaruh dari berfikir positif dan positif. Yang kemudian pimpinan rapat mengarahkan pada pembangunan lembaga ke depan. Memang, setiap orang seringkali butuh suntikan-suntikan semangat ketika dalam keadaan jenuh. Agama sering menawarkan banyak pahala, keadaan yang enak disurga dan keistimewaan-keistimewaan untuk menyuntikkan semangat pada umatnya. Sama halnya dengan pimpinan malam ini, beliau sudah menyadari, hari sudah mulai gelap, apalagi malam ini kabut menambah aroma capek menjadi kantuk, apalagi banyak diantara kami berangkat sebelum jam 06.00 tadi pagi sampai jam 19.00 malam ini belum juga pulang. Padahal selain bekerja ada porsi untuk bercengkrama dengan keluarga yang menjadi kebutuhan alamiah orang-orang yang berumah tangga.

Pola pikir, seorang filsuf Yunani Rene Descartes, dalam bahasa Yunani dia mengatakan Co Gito ergo Sum atau dalam bahasa Inggris I think Therefore I’m, Saya Berfikir oleh karena itu saya ada. Eksistensi manusia dengan kondisi keberadaannya saat ini adalah hasil dari pola dan cara berfikirnya. Seseorang dengan pola pikir capek, jenuh, tidak mampu dalam kenyataan hidupnya memang dia seperti itu.

Makanya dalam Islam itu niat (pola pikir) menjadi kunci dari kualitas perbuatan seseorang.

Jika kita sebelum tidur berfikir hari esok adalah sesuatu yang menakutkan, menjenuhkan. Dalam waktu yang sama energi kita sudah banyak terkuras dan menanggung beban jenuh dan tidak semangat, sebelum kekuatiran itu datang, padahal hari esok masih belum pasti akan terjadi hal sama seperti yang kita pikirkan.

Didunia ini, banyak kita temukan orang-orang sukses, yang seakan-akan hidupnya dipenuhi dengan kemudahan-kemudahan. Seementara itu lebih banyak lagi yang tidak sukses, gagal, keluhan dan penderitaan selalu mengiri sepanjang hidupnya. Mengapa mereka berbeda. Padahal makannya sama, hidupnya sama-sama diatas bumi dengan menghirup udara yang sama.

ILUSTRASI

Pertama:

Agus datang dengan wajah murung, ada mendung diwajahnya. Begitu masuk kos disana ada Dian. Begitu Dian lihat wajah Agus dipikirannya sudah terbayang kesedihan. Pasti informasinya tidak menyenangkan, cerita sedih, masalah dan hal-hal lainnya. Bener saja, setelah itu Agus cerita kalo putus cinta, kisah sedih dengan pacarnya semua dia ceritakan, sampe pernah dihianati 2x, pacarnya gandengan tangan didepan matanya. Dian, mendengar cerita itu ikut sedih, padahal secara pribadi dia tidak mengalami itu.

Kedua:

Atha datang dengan wajah ceria, matanya berbinar-binar pertanda hatinya senang. Dia cerita tentang ayahnya yang sebentar lagi pulang dari Jepang setelah menyelesaikan Program Doktoralnya. Dan ayah Atha berjanji akan membawakan oleh-oleh dari Jepang, dan membelikan buku-buku literatur Jepang karena kebetulan Atha suka baca, dia sangat senang mendengarnya. Tidak hanya itu, Produk Apple yang terbaru yakni Laptop dengan Kontak mata juga menjadi hadiah dari ayahnya. Siska mendengar cerita itu membayangkan  jika saat ini Atha itu adalah dirinya, betapa senang hatinya.

Sobat, setiap kita manusia sudah ada potensi kekuatan positif dan negatif. Jika pola pikir positif yang kita keluarkan maka kekuatan positif yang ada disekitar kita akan semakin memperkuat energi positif yang kita berikan. Pun juga sama, ketika energi negatif yang memnacar dari diri kita kekuatan negatif alam akan mensupportnya.

Marilah kita mengasih dan melatih untuk selalu mengasah kekuatan positif dari diri kita agar hal-hal positif kita dapatkan. Ini hanya kesan saya waktu rapat, harap maklum jika tulisannya tidak beraturan. Semoga bermanfaat.

About Light 4 All

Berbagi untuk Bersama

Posted on May 7, 2013, in Dialektika, Tarian Pena. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Memberikan Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s