Makan untuk Hidup

Malaa ya Timmu illa bihi syaiun fahuwa wajibun, kurang lebih artinya: Sesuatu yang wajib tidak bisa dicapai tanpa adanya sesuatu, maka sesuatu itu menjadi wajib.
Pernahkah kita berfikir untuk apa hidup di dunia ini? Dalam edisi seblumnya telah saya jelaskan bahwa dalam al-Qur’an sudah jelas tuntunannya Jin manusia diciptakan untuk mengabdi pada Allah.
Ibadah itu adalah sesuatu yang wajib adanya. Ibadah itu ada dua, ibadah Mahdah atau di tentukan seperti Sholat, puasa dan lainya. Ada juga ibadah Ghairu Mahdah, yang tidak ditentukan hal ini lebih pada tingkah laku sehari-hari. Mulai dari hal yang bersifat Batiniah dan Dhahir.
Siapa orang yang bisa ibadah? yakni orang yang hidup, karena ketika nyawa telah dicabut dari tubuhnya putuslah semua amal-amalnya, kecuali yang tiga. Disini kita tidak akan memnahas yang tiga itu!
Hanya orang hidup yang bisa melakukan ibadah, berarti kalau ibadah itu wajib bertahan hidup-pun menjadi sesuatu yang wajib juga.
Survival, atau bertahan hidup menjadi eajib karena beribadah itu wajib.

About Light 4 All

Berbagi untuk Bersama

Posted on April 12, 2014, in Inspirasi Kita, Tarian Pena. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Memberikan Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s