Galau stadium 4

Siapa yang pantas jadi waliku

Siapa yang bisa mendengarkan keluhanku

Siapa yang berjuang dijalan agamaku

 

Santun dalam berucap belum tentu berpihak dalam berbuat

Sederhana dalam penampilan jangan-jangan hanya sekedar pencitraan

Lantang bilang keadilan jangan-jangan hanya biar dia menang

 

Ketika semua orang berpuisi mengatasnamakan keadilan sesungguhnya dia memperjuangkan cita-cita partainya. Bagiku yang awam hanya dapat dicekoki oleh informasi media massa yang belum tentu benar adanya. Sayangnya Media Massa dikuasai oleh orang-orang yang mengincar kekuasaan, sehingga seringkali informasi yang disajikan menjadi tidak berimbang. Padahal, masyarakat seringkali pola pikirnya dibentuk dengan apa yang dia dengar dan dia lihat.

 

Ada partai yang disebut sudah berhianat, Gusdur dia jungkir-balikkan, Perjanjian Batu Tulis dia sepelekan. Sekarang mengusung capres yang katanya senang blusukan, dalam hati timbul pertanyaan apakah dengan blusukan negeri ini akan terbebas dari cengkraman kemiskinan, ketidak-adilan, penjahahan asing? Atau malah siap-siap menjual aset bangsa seperti yang pernah terjadi di era sebelumnya?

 

Geli rasanya, ketika ingat ada orang yang insya-Allah sudah 3x ini mencalonkan diri sebagai Presiden/Wapres, tapi nyatanya rakyat belum berkehandak seperti kehendaknya. Sudah berapa banyak ya duit yang sudah dikorbankan??

 

Kemarin masih segar dalam ingatan, tokoh yang bersahaja. Cendekiawan muda harapan bangsa. Dalam beberapa kasus selalu bersih namanya. Eh, sekarang malah menjadi pesakitan KPK. Apakah dia memang benar-benar bersalah sehingga layak dijebloskan kedalam penjara? Atau hanya kekuatiran kalau tidak dikebiri akan menjadi tokoh idaman yang akan memimpin bangsa dimasa depan?

 

Ada juga yang dengan pede-nya jauh hari sebelumnya sudah mendeklarasikan diri menjadi Capres, tapi kayaknya partainya tidak mencapai 20% sehingga pencapresannya akan dikaji kembali. Kabarnya dia sudah pesan jutaan kaos untuk dibagikan. Wah emannya. Kalo aku sih eman tapi dia kan banyak uangnya, aku ga tahu ganti rugi Lumpur Lapindo sudah lunas ga ya???

 

Banyak konglomerat kita yang kelasnya sudah tingkat dunia. Yang saya tahu: ARB, Erik T., James Riadi dan banyak nama-nama lainnya. Tidak main-main nama yang terahir itu juga kabarnya dekat dengan Clinton, wah mantabb!!! Sayangnya beberapa suksesi kepemimpinan negara kita selalu ada pengusaha dibelakangnya. Setahu saya, kalo pengusaha neh bicaranya kan untung rugi. Kayaknya sangat tidak mungkin dia keluarkan biaya miliaran rupiah dengan cuma-Cuma, ada udang dibalik lempeyek hehehe…

 

Bersambung ya…

About Light 4 All

Berbagi untuk Bersama

Posted on April 16, 2014, in Inspirasi Kita. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Memberikan Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s