Hikmah Sholat (1)

Kumandang adzan Dhuhur menggema memenuhi langit siang. Suasana panas membakar. Semua pada berbondong-bondong menuju masjid. Ada yang hanya ingin rehat dari pekerjaannya, ada juga niatnya memang karena terpanggil untuk memenuhi panggilan Ilahi.

Seorang kawan pernah menjelaskan salah satu hikmah berbedanya waktu dalam mendirikan sholat. Shubuh ada di pagi hari, dimana kita memulai aktifitas. Dengan kata lain sholat shubuh ini menanamkan nilai-nilai spritual yang mestinya kita bawa ketika melaksanakan aktifitas dihari itu. Shubuh hanya 2 rakaat, artinya untuk mengembalikan cara berfikir kita kembali ke fitrah tidak usah banyak rakaat cukup 2 saja.

Kemudian manusia beraktifitas dari pagi sampai siang, siang udaranya panas, pikiran sudah mulai lelah karena sudah banyak berinteraksi dari pagi sampai siang. Sudah banyak ketemu orang, ada yang murah senyum sehingga memberikan efek kedamaian diahati. Ada juga yang merengut, marah-marah yang kadang memberikan dampak negatif ke jiwa kita. Pada saat itulah hadir sholat Dhuhur 4 rakaat, ditambah lagi sunnah muakkad 4 rakaat sebelum dan sesudah sholat. Secara ekstrinsik mengandung makna bahwa jiwa manusia pada siang hari ini sedang ruwet, panas, mumet, suntek dan hal lain konotasinya dengan ketidak nyamanan makanya dengan sholat Dhuhur ini diharapkan bisa kembali jernih, fitrah.

Kemudian, tidak lama selang waktunya dari shalat Dhuhur ada sholat Ashar jumlahnya 4 rakaat ditambah sholat sunnah muakkad 4 rakaat qabliyah. Jumlah rakaatnya masih banyak, ruwetnya aktifitas ditambah suasana alam yang panas pada saat diharapkan kembali normal dengan sholat Ashar ini.

Tidak lama kemudian setelah matahari mulai tenggelam ada sholat Maghrib, jumlahnya 3 rakaat ditambah 2 rakaat sunnah muakkad ba’diyah. Ini sebagai bekal menghadapi perjalanan malam, selang 1 jam kemudian ada sholat Isya’ jumlahnya 4 rakaat. Ini sebagai bekal menjalani malam-malam yang panjang. Bisa juga sebagai bekal ketika kita ingin tidur. Di 1/3 malam yang terakhir kita dianjurkan bangun untuk Qiyamullail.

Kawan, jika kita menjalankan sholat dengan benar insya Allah kita dijaga oleh Allah swt. Dijaga dari perbuatan yang merugikan kita dan orang lain. Hal ini sejalan dengan firman Allah dalam al-quran : Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan-perbuatan fahsya’ dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. 29:45).

Sesungguhnya diwajibkannya sholat itu untuk menjaga kita agar selalu fitrah. Fitrahnya manusia itu baik. Jika ada orang melakukan perbuatan dosa pada hakekatnya dia keluar dari fitrahnya. Sholat ini rumus bahagia dalam kehidupan.

About Light 4 All

Berbagi untuk Bersama

Posted on August 7, 2014, in Inspirasi Kita. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Memberikan Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s