Live from France (19): Première Rencontre Formation Professionnelle

Pagi yang cerah secerah hati para delegasi Indonesia yang hari ini akan menghadiri acara Workshop kejuruan bertajuk “Première Rencontre Formation Professionnelle  franco-indonésienne”  atau lebih dikenal dengan istilah TVET diadakan di Lycee de Fecamp. Seperti umumnya karakter orang Prancis acara langsung dibuka tanpa seremoni, hanya beberapa sambutan dan dari para coordinator. Tidak lupa karena juga dihadiri para pejabat kedua Negara mereka juga memberikan sambutan satu persatu: Dan tidak formal seremonial.

Bu Arfah (Arfah Laidiyah Razi) ketua delegasi dari DITPSMK langsung menyambut dengan cerita beberapa perkembangan SMK di Indonesia. Orang Prancis tentunya sangat kaget karena kami punya 1000 SMK lebih yang tersebar dibeberapa pelosok tanah air. Salah satu delegasi dari University, El Hadj membelalakkan mata karena ternyata di Kabupaten Malang saja ada sekitar 121 SMK belum Malang Kota, Batu dan Pasuruan yang notoabene masuk wilayah Malang Raya.

Karena satu kabupaten di Prancis hanya terdapat  3 sampai 5 SMK (Lycee), di Kabupaten Fecamp hanya ada sekitar 3 SMK. Begitu luasnya wilayah cakupan pendidikan SMK di tanah air. Beberapa slide ditampilkan tentang perkembangan SMK dari masa ke masa, yang ternyata selalu menjadi idola untuk dimasuki. Terlebih Ditpsmk selaku Pembina, selalu berbenah dan berusaha agar setiap lulusan SMK terserap didunia Usaha dan Indsutri.

Atase pendidikan dan kebudayaan Kedutaan Prancis untuk Indonesia Pierrick Le Jeune,juga hadir dan memberikan sambutan. Dia bercerita tentang awal mula kerjasama ini dibangun, yakni pada tahun 2012 lalu dimulai dengan kunjungan orang-orang ke Prancis dalam acara TVET pertama di Bandung. Kerjasama ini sangatlah penting agar kedua Negara bisa belajar tentang kebudayaan dan perkembangan teknologi Industry khususnya di dunia pendidikan.

Dalam kesempatan yang sama Prof. Surya Putra Atase Pendidikan Kedubes RI di Prancis juga hadir dan memberikan arahan terkait dengan kerjasama ini.  Dengan bahasa Prancis yang fasih Surya menyelingin sambutannya dengan beberapa joke. Tak heran hadirin kadang bergemuruh ketawa mendengar lawakannya. Prof. Kimia ITS Surabaya ini berkomitmen terus mengawal dan akan memfasilitasi setiap kegiatan Indonesia di Prancis terutama dalam bidang pendidikan.

Untuk mempermudah komunikasi juga disediakan penerjemah khusus berbahasa Indonesia, Meriani Siahaan. Wanita asal Batak yang juga wakil Atase Pendidikan Kedutaan Prancis untuk Indonesia ini begitu runtut dan jelas menjelaskan setiap pembicara  Prancis. Bagiono DS selaku mantan atase Pendidikan juga hadir dalam acara itu. Bagiono sangat berperan penting, karena awal kerjasama ini bermula dari persahabatannya dengan teman-teman ketika kuliah di Marasaille atau ketika bertugas di Paris.

Beberapa orang guru yang menjadi delegasi pertama  dalam training juga diberi kesempatan untuk bercerita pengalaman mereka selama 2 bulan training. Apa yang mereka temukan juga menjadi acuan penting keberlangsungan kerjasama taktis dalam pertukaran guru. Tentu kami sangat senang, sebagaimana telah kami tulis di beberapa tulisan terdahulu orang-orang Prancis menyambut kedatangan kami layaknya keluarga. Dan yang paling penting mereka mau berbagi tentang cara mereka mengajar, penggunaan teaching aid dan learning process.

Acara di tutup dengan diskusi arah kerjasama kedepan yang membahas 3 topik utama. Maritime, Agriculture dan Industry. Audien dibagi menjadi 3 kelompok sesuai dengan bidangnya masing-masing. Sedangkan focus kerjasama diarahkan pada dua hal pokok. Agriculture menjadi pilihan orang-orang Prancis untuk diteliti dan dipelajari di Indonesia. Sedangkan Indonesia karena memang Negara maritime menjadi Pendidikan ke Maritim-an menjadi target utama.

Dalam diskusi itu juga dibahas mengenai kedatangan siswa Indonesia untuk belajar di BTS selama 2 tahun. Termasuk juga pengiriman beberapa mesin CNC hibah pemerintah Prancis untuk Indonesia. (tam)

About Light 4 All

Berbagi untuk Bersama

Posted on August 27, 2015, in Perjalanan ke Perancis. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Memberikan Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s