Tutorial Access Bagian 2: Membuat Tabel

Anda diasumsikan sudah mengerti cara membuat database di Microsoft Access. Jika belum, Anda bisa lihat tutorial sebelumnya.Tutorial Access Bagian I: Setting Database.

Kali ini kita akan membuat tabel. Mengapa harus tabel terlebih dahulu kita harus kuasai? Karena, Database adalah kumpulan tabel-tabel. Pengetahuan tentang desain dan pembuatannya mutlak diperlukan.

Ok, langsung kita mulai, klik tab create –> Table Design. Lihat gambar 2.1.

1

Gambar 2.1: Menu desain tabel

Ada tiga kolom dalam desain tabel. Lihat gambar 2.2

2

Gambar 2.2: Halaman Design Table

Keterangan:

Field Name: Nama Kolom

Data Type: Tipe data kolom. Kesalahan menentukan tipe data ini akan menjadi kesalahan fatal saat database digunakan. Misalnya, jika kolomnya “Number”, akan terjadi error jika diisi selain angka.

Description: Kolom ini hanya untuk membantu mengingat saja. Boleh diisi, boleh tidak. Hanya sebagai keterangan. Ini sangat berfungsi jika kita mendesain banyak kolom dalam satu tabel.

Sebagai contoh, buatlah desain tabel seperti gambar 2.3.

3

Gambar 2.3: Contoh desain tabel

Keterangan:

AutoNumber: Kolom akan terisi angka yang urut secara otomatis. Jadi, Anda tidak boleh mengisinya.

Text: Data yang bersifat text. Bisa huruf atau angka dan karakter yang lain.

Date/Time: Input tanggal, Anda tinggal pilih. Tidak perlu menuliskan.

Number: Hanya karakter angka yang boleh dimasukkan.

Klik kanan di tab Table1, Pilih Datasheet View. Lihat gambar 2.4.

4

Gambar 2.4: Memilih mode Datasheet View

Datasheet View adalah mode untuk mengisikan data pada tabel. Dalam aplikasi jarang menggunakan Datasheet View dalam input data, lebih mudah dan user friendly menggunakan Form. Insya Allah dalam tutorial selanjutnya kita belajar tentang Form.

Jika ada konfirmasi untuk menyimpan, klik Ok.

5

Gambar 2.5: Konfirmasi untuk menyimpan tabel

Tuliskan nama tabelnya.

6

Gambar 2.6: Memberi nama tabel

Jika Anda belum memilih Primary Key pada salah satu kolom, maka akan muncul saran seperti gambar 2.7.

7

Gambar 2.7: Saran untuk memberikan Primary Key di salah satu kolom

Jika Anda ingin memilih Primary Key, pilih “Yes”. Otomatis kolom pertama pada tabel ini akan dijadikan Primary Key. Namun jangan kuatir Anda masih bisa memindah Primary Key di kolom yang lain.

Perlu Anda ketahui, Primary Key sangat diperlukan dalam pembuatan tabel Relationship. Insya Allah kita bahas pada tutorial selajutnya.

8

Gambar 2.8: Mode Datasheet View

Sekian dulu, semoga mudah dimengerti. Jika ada pertanyaan, silahkan tuliskan di komentar.

Note: Anda bebas mendistribusikan tutorial ini. Baik untuk komersial atau bahan pelajaran. Penulis bisa dicantumkan atau tidak.

About Light 4 All

Berbagi untuk Bersama

Posted on August 23, 2016, in DATABASE ACCESS. Bookmark the permalink. 3 Comments.

Memberikan Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s